1.5M ratings
277k ratings

See, that’s what the app is perfect for.

Sounds perfect Wahhhh, I don’t wanna

Tanpa.

Kita adalah dua orang yang tanpa rencana. Memunggungi dan mengesampingkan masa lalu yang jurangnya dalam. Menuliskan kata per kata, ber bait-bait penyesalan, tapi tidak berguna.

Kamu lebih dahulu memenggal cerita, aku menguburkannya dalam-dalam. 

Kamu memilih bersembunyi, aku memilih memendam.

Kita adalah dua orang tanpa pertemuan. Hanya sesak di dada dan simpul senyum kala obrolan kita dimulai.


Kita adalah dua manusia yang tak berjodoh. Hendak kucukupkan harap dan do’aku untuk kita bersama. Hendak kusimpan semua senyum dan luka dari cerita kita yang bahkan belum dimulai ini. 

Challenge hari ini menandai berakhirnya minggu pertama dari 30 Days of Grateful Challenge. Gak nyangka juga bisa terus konsisten membagikan cerita, padahal aku ini orangnya mudah bosan dan seringkali tidak konsisten. Makanya biasanya kerjaannya...

Challenge hari ini menandai berakhirnya minggu pertama dari 30 Days of Grateful Challenge. Gak nyangka juga bisa terus konsisten membagikan cerita, padahal aku ini orangnya mudah bosan dan seringkali tidak konsisten. Makanya biasanya kerjaannya dikerjain sekaligus selesai aja supaya gak ditunda-tunda. Seperti juga desain untuk challenge ini, dalam satu hari selesai 15 hari calon judul. Tinggal sekarang ini memikirkan 15 hari lainnya. Inginnya semua selesai hari ini. 

Hari ini juga saya masak bayem untuk pecel dan temannya ayam goreng. Belulm aku bagikan ke tetangga atau orang acak di jalan karena sudah habis. Mungkin nanti malam. Jadi, sudah masak apa hari ini?

30 days of grateful challenge 30 days challenge 30 hari tantangan bersyukur day 7
Pernah suatu malam, dikejutkan oleh suara dari luar. Kukira berhalusinasi bahwa dinding-dinding sedang saling bercerita ternyata tetangga belakang atau sebelah (karena bingung juga rumah menghadap kemana, saat itu sedang renovasi). Aku membuka...

Pernah suatu malam, dikejutkan oleh suara dari luar. Kukira berhalusinasi bahwa dinding-dinding sedang saling bercerita ternyata tetangga belakang atau sebelah (karena bingung juga rumah menghadap kemana, saat itu sedang renovasi). Aku membuka jendela yang berada persis di atas kolam buatan Ayah dan melihat tetangga sedang membersihkan dedaunan yang jatuh di bawah pohon jambu kancing and I was like “My God, what are you doing, its almost midnight?” 

Esok paginya kulihat tetangga lainnya di persis timur rumahku sedang membersihkan sepetak tanah di antara rumah kami. Tidak ada yang istimewa kecuali, DIA MEMBUANG SAMPAH KE BAGIAN TANAH TETANGGA DENGAN POHON JAMBU *sorry, terlalu semangat.

Waktu itu sebagai anak SD kelas 2 aku tak tahu apa-apa tentang dunia pertetanggan, yang aku tahu bahwa tiba-tiba aku sedang berbicara dengan Ibu K (tetangga pemilik pohon jambu) dan bilang padanya bahwa Ibu L (tetangga di timur rumah) membuang sampah ke bawah pohon jambunya and she was like You son of a bit*** 

Well, I wasn’t a good girl back then, I even broke my friend’s bicycle when I borrowed it for chasing a kite 

Mama waktu itu menyadari suatu hal, menanyakan padaku apa yang terjadi dan kalian tahu apa yang mama lakukan? Dia membuatkan dua tetangga kami ini puding (aku lupa puding apa) dan mengajak mereka berdua mampir ke rumah. Awalnya mereka berdua saling diam-diaman, mama juga menjelaskan betapa polosnya aku *aw mama* menceritakan satu ke yang lainnya. 

Akhirnya mereka baikan, sekarang Ibu K dan Ibu L masih menjadi tetanggaku. 

30 days of grateful challenge 30 days challenge tumblr challenge day 5
Mungkin besok, cerita tentang di mana kita akan makan memasuki bagian cerita yang lain
Memasuki babak baru dalam sejarah manusia
Mungkin juga menjadi hal yang biasa
tapi aku cukup bersyukur, setidaknya tak melulu soal rindu dan cinta, kita berdua ini...

Mungkin besok, cerita tentang di mana kita akan makan memasuki bagian cerita yang lain

Memasuki babak baru dalam sejarah manusia 

Mungkin juga menjadi hal yang biasa

tapi aku cukup bersyukur, setidaknya tak melulu soal rindu dan cinta, kita berdua ini sangat ahli


Setelah ini temani aku ke pasar sederhana di selatan Nologaten

Tempatnya sayur-mayur dan buah-buahan hingga spons pencuci piring dijual

Juga tempat pedagang tahu dan penjual alat parutan berdampingan

dan sudah tentu, tempat penjual ikan dan ayam berdampingan, berderet-deret tanpa takut rezeki saling tertukar


Mungkin kamu akan memintaku membeli ikan tuna dan membuatnya menjadi balado atau aku yang memberi saran membeli daging sapi untuk sop

Tapi jangan heran kalau akhirnya kita sepakat pada apa-apa yang tidak kita rencanakan, membeli ayam dan membuatnya menjadi opor

karena kadang hidup butuh spontanitas. 


Jadi, resep baru yang awalnya jadi rencana kita bagaimana?

Ah, paling ia terselip di antara catatan-catatan Google Keep atau Evernote, di akun yang berbeda. 

yang akan kita buka saat kita mencari, yang bukan rencana. 

Beberapa waktu lalu, adik saya yang paling besar dirawat di Rumah Sakit Sardjito. Walaupun awalnya kami sempat kerepotan oleh urusan administrasi tapi alhamdulillah dia menjalani operasi dengan cepat dan selamat kemudian dipindahkan ke ruang rawat...

Beberapa waktu lalu, adik saya yang paling besar dirawat di Rumah Sakit Sardjito. Walaupun awalnya kami sempat kerepotan oleh urusan administrasi tapi alhamdulillah dia menjalani operasi dengan cepat dan selamat kemudian dipindahkan ke ruang rawat inap. 

Keseharian saya naik kendaraan dari rumah ke kantor atau sebaliknya, mampir sebentar di pasar atau tempat nongkrong sekedar membuang lelah menjadikan saya menjalani hari dengan datar. Tapi tentu saja teman kantor adalah teman yang renyah diajak bercanda, tapi pada yang tak dikenal? Rasanya ingin menampilkan wajah datar saja.

Singkat cerita, adik saya ini ditangani oleh professor di bidangnya. Kepalanya botak, wajahnya sudah keliatan tua tapi dia masih semangat. Setiap dia kontrol ke ruangan adik, beliau diikuti oleh 4-5 orang dokter muda yang sama sumringahnya dengan beliau. Dokter tidak mengenal saya, tapi beliau menjelaskan semua prosedur dan hasil pengobatan adik saya dengan senyum yang selalu merekah di bibirnya. 

Saya keluar ruangan, hendak membeli makan siang untuk mama. Saya bertemu suster di Nurse Station, semuanya senyum mengangguk saat saya lewat. Saya naik lift, pak satpam menyapa atos-atos nggih, Mbak sambil tersenyum. Saya naik kendaraan, ada yang membantu parkir beliaupun melempar senyum ke saya. Saya membayar parkir, yang jaga juga tersenyum. Saya berhenti di Gudeg Yu Djum, mas-mas kasir juga tersenyum. 

Tanpa saya tuliskan, semua senyuman itu saya balas. Saya, menjalani hari-hari selanjutnya dengan menambahkan satu kegiatan baru. Tersenyum. 

30 days of grateful challenge 30 days challenge 30 day tumblr challenge day 2
On 25th January, my sister got her 20th birthday! She obviously knows that I wouldn’t get her anything for her birthday but instead we prepared something for our mom’s birthday which is on the next two days, 27th January. We knows that our mom didn’t...

On 25th January, my sister got her 20th birthday! She obviously knows that I wouldn’t get her anything for her birthday but instead we prepared something for our mom’s birthday which is on the next two days, 27th January. We knows that our mom didn’t asked for anything but I remember the specific things in our home been broken, or I mean it’s not working anymore (it’s a thing my mom used everyday for chores) then we came up with the idea to gave her that things. 

We wrapped the gift and attach two hand-written letter (other one from my sister) but later I printed it out in case my mom couldn’t read my sister’s handwriting (Oh, it’s so good you have sister). We ended up crying at each other’s letter. 

I found out, my mom crying too when she read our letter. My other younger sister told me. 

30dayschallenge day1 30 days of grateful challenge